- Pemohon ETF Bitcoin spot dapat melihat produk ETF Bitcoin spot mereka terdaftar di pasar saham mulai 11 Januari 2024.
- Pendukung Bitcoin, Max Keiser, telah menyuarakan keprihatinannya mengenai kurangnya perlindungan bagi pemegang ETF BTC terhadap potensi penyitaan oleh pemerintah.
Laporan terbaru menunjukkan bahwa Komisi Sekuritas dan Bursa Amerika Serikat (SEC) siap untuk membuat keputusan yang menguntungkan terkait persetujuan exchange-traded fund (ETF) Bitcoin dalam beberapa hari mendatang, sambil menunggu persetujuan formulir 19b-4 dan S-1.
Jika spekulasi ini benar, para pemain utama di pasar kripto, termasuk Blackrock, Fidelity, Van Eck, Valkyrie, Bitwise dan Grayscale, mungkin akan melihat produk ETF Bitcoin mereka terdaftar di pasar saham mulai tanggal 11 Januari 2024. Jadwal ini sesuai dengan tenggat waktu 10 Januari mendatang yang dihadapi oleh pejabat SEC dalam pengajuan Ark 21Shares spot Bitcoin ETF.
Sumber mengindikasikan bahwa SEC akan memberikan suara pada formulir 19b-4 dalam beberapa hari ke depan, dengan pemohon ETF diharapkan untuk menyerahkan formulir S-1 pada pukul 8 pagi pada hari Senin, 8 Januari 2024.
Analis Bloomberg telah melaporkan penurunan kemungkinan penolakan ETF menjadi 5%, setelah pertemuan baru-baru ini antara pejabat SEC dan perwakilan perusahaan yang meminta persetujuan. Laporan tersebut menyatakan, “Jika SEC memberikan kedua set persetujuan yang diperlukan, ETF dapat mulai diperdagangkan secepatnya pada hari kerja berikutnya.”
Pemungutan suara penting mengenai hal ini kemungkinan akan dilakukan awal minggu ini, yang berpotensi membuka jalan bagi persetujuan ETF Bitcoin yang telah lama ditunggu-tunggu.
Persetujuan tersebut sangat penting karena dapat menandai langkah penting menuju standarisasi arus masuk dana institusional ke dalam pasar kripto. Perusahaan seperti MicroStrategy (MSTR) telah memposisikan diri mereka secara strategis, berinvestasi secara substansial dalam Bitcoin (BTC) untuk mengantisipasi potensi volatilitas harga.
Pandangan Kontroversial Tentang Persetujuan ETF Bitcoin
Pendukung Bitcoin, Max Keiser, telah menyatakan keprihatinannya, mengklaim bahwa pemegang ETF (Exchange-Traded Funds) BTC tidak memiliki perlindungan terhadap potensi penyitaan oleh pemerintah. Keiser berpendapat bahwa pemerintah AS mungkin berniat menyita semua Bitcoin yang disimpan di ETF, mengutip kepentingan keamanan nasional sebagai motif yang mendasari tindakan tersebut.
Dia menunjukkan kutipan dari Formulir Pernyataan Pendaftaran Valkyrie Bitcoin Fund S1, yang menunjukkan bahwa regulator federal AS memiliki wewenang untuk memaksa Trust melikuidasi Bitcoin atau mengambil tindakan seperti “menyita,” “menyita,” dan “membatasi” akses ke aset Trust.
https://t.co/1rLrQVspus pic.twitter.com/po96XAHOuA
— Max Keiser (@maxkeiser) January 7, 2024
Keiser berpendapat bahwa tindakan seperti itu akan bertentangan dengan sifat Bitcoin yang terdesentralisasi. Penting untuk dicatat bahwa ETF spot BTC menerbitkan saham terhadap Bitcoin yang dibeli secara fisik, yang tetap berada di tangan kustodian yang ditunjuk, dan bukan di tangannya sendiri.
Whale BTC Melanjutkan Pembelian Mereka
LookOnChain, penyedia data on-chain, telah mengungkapkan langkah strategis para whale yang cerdas di pasar kripto. Dalam dua hari terakhir, para investor yang cerdik ini telah mengakuisisi 1.750 BTC (setara dengan US$76,9 juta) dari bursa terkenal Binance, secara strategis melakukan pembelian dengan harga US$43.953 per Bitcoin.
Akumulasi baru-baru ini terjadi setelah inisiatif berskala lebih besar oleh para whale yang sama, yang berlangsung dari 24 Agustus hingga 2 September. Selama periode ini, mereka mengumpulkan 6.000 BTC yang signifikan (senilai US$158,66 juta) dengan harga yang menguntungkan yaitu US$26.444 per Bitcoin.
Memanfaatkan peluang yang diberikan oleh kondisi pasar, para whale tersebut menyetor 3.000 BTC (setara dengan US$105,7 juta) kembali ke Binance saat harga mencapai US$35.241, menghasilkan keuntungan besar sebesar US$26,4 juta.
Selain itu, pada data terbaru, whale pintar saat ini memiliki total 4.750 BTC, senilai US$207,4 juta. Manuver strategis ini semakin menunjukkan pendekatan yang diperhitungkan dan oportunistik oleh whale dalam menavigasi pasar kripto.

