- Portofolio Bitcoin El Salvador memiliki keuntungan yang belum direalisasikan sebesar US$333 juta, yang menunjukkan keberhasilan investasi yang signifikan di bawah kepemimpinan Presiden Bukele.
- Hanya 7,5% warga El Salvador yang menggunakan Bitcoin untuk bertransaksi, menunjukkan adopsi yang terbatas meskipun statusnya sebagai alat pembayaran yang sah sejak tahun 2021.
Presiden El Salvador, Nayib Bukele, baru-baru ini mengungkapkan data portofolio Bitcoin di negaranya, bertepatan dengan pencapaian bersejarah kripto ini yang melebihi US$100.000 per koin. Pengungkapan tersebut menggarisbawahi bahwa El Salvador memiliki 5.959 BTC, yang dibeli dengan harga pembelian rata-rata di US$44.739,88.
Dibangun melalui pembelian yang stabil setelah penerimaan Bitcoin sebagai alat pembayaran yang sah pada tahun 2021, portofolio tersebut saat ini menunjukkan investasi hampir US$270 juta. Secara khusus, portofolio tersebut telah menghasilkan pengembalian investasi yang belum direalisasi sebesar 122% dan keuntungan senilai sekitar US$333 juta.
Perjalanan Bitcoin El Salvador: Meningkatnya Keuntungan di Tengah Adopsi yang Rendah
Keberhasilan ini sejalan dengan lonjakan kepercayaan pasar terhadap Bitcoin karena minat global yang baru dan optimisme tentang perubahan peraturan. Para analis mengaitkan lonjakan mata uang kripto dengan prediksi legislasi yang ramah terhadap kripto di bawah pemerintahan Amerika yang akan datang.
Meningkatnya harga Bitcoin dan meningkatnya penerimaan koin ini di seluruh dunia telah memperkuat keinginan Presiden Bukele untuk menjadikan El Salvador sebagai pemimpin dalam dunia kripto.
Terlepas dari keuntungan finansial, penerimaan masyarakat El Salvador terhadap Bitcoin secara umum masih rendah. Menurut sebuah survei, 85% orang tidak melakukan transaksi Bitcoin tahun lalu. Selain itu, lebih dari separuh orang El Salvador mengatakan bahwa kedatangan Bitcoin tidak banyak berpengaruh pada keadaan keuangan mereka.
Meskipun pemerintah terus mendorong Bitcoin sebagai alat untuk inklusi dan inovasi keuangan, perbedaan di antara orang-orang menyoroti kesulitan yang terus menerus dalam memasukkan uang digital ke dalam kehidupan sehari-hari.
Selain itu, CNF sebelumnya menyoroti bahwa meskipun statusnya sebagai uang legal, hanya 7,5% warga El Salvador yang secara aktif menggunakan Bitcoin untuk bertransaksi.
Sementara itu, di bawah visinya yang lebih besar, Presiden Bukele ingin menjadi mandiri secara finansial pada tahun 2025 melalui anggaran yang dibiayai sendiri, sehingga mengurangi ketergantungan El Salvador pada utang luar negeri.
Mengenai proyek Bitcoin El Salvador, para pengamat internasional – termasuk Dana Moneter Internasional – telah menuntut lebih banyak keterbukaan dan pengurangan risiko. Meskipun negara ini sekarang memiliki stabilitas keuangan jangka pendek, para ahli menekankan perlunya mengatasi kemungkinan volatilitas dan menjamin keberlanjutan jangka panjang.

