- UEA dikabarkan memiliki US$40 miliar dalam bentuk Bitcoin, memposisikan dirinya sebagai pemain utama dalam dunia kripto.
- UEA memajukan ekonomi digitalnya dengan AE Coin, sebuah stablecoin yang selaras dengan Strategi Digital Pemerintah 2025.
Uni Emirat Arab (UEA) konon telah muncul sebagai pemain utama dalam dunia mata uang kripto, dengan rumor yang belum diverifikasi yang mengklaim bahwa negara ini memiliki US$40 miliar dalam bentuk Bitcoin, menurut tweet Changpeng Zhao.
Dengan perkiraan 411.978 BTC yang dimiliki, jumlah ini akan menempatkan UEA di antara para pemegang Bitcoin teratas di dunia jika konfirmasi divalidasi. Namun, dugaan tersebut hanya bersifat hipotetis karena pejabat UEA belum secara resmi mengonfirmasi apa pun.
Pengungkapan ini sesuai dengan kebijakan progresif negara ini terhadap aset digital dan teknologi blockchain meskipun tanpa adanya validasi.
The United Arab Emirates (UAE) holds $40 billion in Bitcoin.
Source: https://t.co/qcjXOnocTn
— CZ 🔶 BNB (@cz_binance) December 22, 2024
Peran Strategis UEA dalam Inovasi Blockchain dan Bitcoin
UEA telah menunjukkan keingintahuan yang meningkat dalam sektor blockchain dan kripto selama bertahun-tahun. Khususnya Dubai dan Abu Dhabi telah menetapkan kebijakan dan proyek yang dimaksudkan untuk membangun negara mereka sebagai pusat inovasi keuangan.
Inisiatif terbaru seperti NEXGEN menggarisbawahi penekanan ini karena bisnis yang berbasis di UEA bekerja sama untuk menjalankan pusat data yang mendukung aplikasi dalam kecerdasan buatan, blockchain, dan penambangan Bitcoin dengan menggunakan energi yang dibuang dan gas suar.
Organisasi global lainnya juga telah menerima Bitcoin sebagai aset yang berharga, dengan perusahaan seperti MicroStrategy yang mengumpulkan cadangan substansial yang melebihi US$40 miliar. Tindakan tersebut menunjukkan penerimaan institusional yang semakin meningkat terhadap Bitcoin sebagai aset yang konsisten.
Namun, jika spekulasi tentang kepemilikan Bitcoin UEA ternyata benar, hal ini akan menyoroti ketajaman strategis negara tersebut dalam mendiversifikasi portofolio keuangannya dan mengadopsi ekonomi digital.
Pendekatan ini dapat membantu UEA menjadi lebih dikenal sebagai pemimpin dunia yang progresif dalam teknologi keuangan dan blockchain.
Sebelumnya, seperti yang dilaporkan CNF, Bank Sentral UEA menyetujui peluncuran AE Coin, stablecoin AED yang diatur dan didukung oleh aset aktual.
Sejalan dengan Strategi Digital Pemerintah UEA 2025, perkembangan ini menyoroti keinginan negara tersebut untuk mengukuhkan posisinya dalam ekonomi digital di seluruh dunia. AE Coin memberikan stabilitas dan cocok untuk pembayaran reguler dan transaksi lokal, tidak seperti mata uang kripto spekulatif.

