- Kolaborasi antara SEC dan FBI menggarisbawahi keseriusan investigasi terhadap tweet yang disusupi, yang memperkuat keamanan finansial.
- SEC menekankan pentingnya memverifikasi informasi keuangan melalui channel resmi untuk mencegah kesalahpahaman.
SEC AS telah mengungkapkan bahwa mereka bekerja sama dengan Biro Investigasi Federal (FBI) untuk menyelidiki sebuah tweet yang membahayakan yang dikeluarkan pada 9 Januari.
Meskipun persetujuan exchange-traded fund Bitcoin mungkin sedang dalam proses, SEC menekankan bahwa tweet tersebut, yang mengklaim bahwa komisi telah memberikan lampu hijau untuk exchange-traded fund (ETF) Bitcoin di Amerika Serikat, “tidak sah” dan tidak berasal dari pejabatnya.
Dalam sebuah pernyataan yang dikeluarkan pada 10 Januari, SEC mengatakan bahwa ketua Gary Gensler mengonfirmasi bahwa akun resmi SEC telah “disusupi” oleh pihak yang tidak teridentifikasi. Komisi ini berencana untuk melakukan investigasi bersama dengan FBI dan Kantor Inspektur Jenderal SEC untuk mengklarifikasi rincian insiden tersebut.
Selain itu, mereka memperingatkan publik bahwa setiap pengumuman resmi tentang pendaftaran dan perdagangan ETF Bitcoin spot akan diposting secara eksklusif di situs web-nya.
The @SECGov twitter account was compromised, and an unauthorized tweet was posted. The SEC has not approved the listing and trading of spot bitcoin exchange-traded products.
— Gary Gensler (@GaryGensler) January 9, 2024
Pada 10 Januari, beberapa ETF BTC spot, termasuk yang berasal dari ARK 21Shares, Invesco Galaxy, VanEck, WisdomTree, Fidelity, Valkyrie, BlackRock, Grayscale, Bitwise, Hashdex dan Franklin Templeton, telah menerima persetujuan dari regulator untuk didaftarkan di bursa AS.
Setelah persetujuan tersebut, Gary Gensler mengeluarkan pernyataan yang menjelaskan bahwa Komisi “tidak menyetujui atau mendukung” Bitcoin, tetapi hanya produk yang terdaftar di bursa.
Langkah ini menegaskan kembali fokus SEC pada regulasi dan pengawasan produk keuangan yang terkait dengan kripto. Bagaimana investigasi ini akan berdampak pada kepercayaan publik terhadap pernyataan regulator di masa depan?
SEC, dengan mengungkapkan kolaborasi dengan FBI, berusaha menyampaikan pesan keseriusan dan tekad dalam menyelidiki apa yang dianggapnya sebagai serangan terhadap integritas pelaporan keuangan resmi.

Investigasi bersama dengan FBI mencerminkan keseriusannya dalam menangani tindakan curang yang berusaha memanipulasi atau mendistorsi informasi keuangan yang dapat berdampak signifikan pada pasar.
SEC menekankan bahwa tweet yang dipermasalahkan tidak berasal dari sumber komisi resmi dan menggarisbawahi komitmennya untuk memastikan bahwa informasi yang relevan dan resmi diungkapkan secara transparan melalui saluran-saluran yang telah ditetapkan, terutama situs web–nya.
Pendekatan ini bertujuan untuk meyakinkan para investor dan masyarakat umum, dengan menekankan pentingnya memverifikasi keaslian sumber informasi, terutama di bidang keuangan dan regulasi.
Klarifikasi SEC mengenai ketidakabsahan tweet tersebut dan penekanannya pada kurangnya penyuntingan atau pembuatan oleh pejabat komisi berusaha untuk melepaskan lembaga ini dari kesalahpahaman atau informasi yang salah yang mungkin telah disebarluaskan melalui tweet yang disalahgunakan tersebut.
Kolaborasi antara SEC dan FBI dalam penyelidikan menggarisbawahi keseriusan insiden ini dan komitmen pihak berwenang untuk mengatasi potensi ancaman terhadap integritas sistem keuangan dan kepercayaan publik.
Dalam haldampaknya terhadap industri kripto,SEC dapat mengambil langkah tambahan untuk memperkuat keamanan dan keaslian komunikasinya, mungkin dengan menerapkan verifikasi identitas baru atau langkah-langkah keamanan pada platform pengungkapannya.

