- CTO Ripple David Schwartz memicu spekulasi di antara para penggemar XRP dengan tweet tentang “10x lipat.”
- Analis mengidentifikasi US$2,20 sebagai level kritis XRP dan memperingatkan kemungkinan penurunan jika support tidak dipertahankan.
Dalam tweet baru-baru ini, Chief Technology Officer (CTO) Ripple, David Schwartz, memicu diskusi di antara para penggemar XRP. Postingan tersebut dibuat tak lama setelah token XRP mengalami lonjakan harga sebesar 13% selama akhir pekan dan penggunaan istilah ’10x lipat.’
Schwartz memposting gambar yang menunjukkan produk yang bertuliskan “Solusi Gelembung Pra-Campuran” dan membanggakan memiliki “10x lebih banyak gelembung.” Redundansi tata bahasa dalam label tersebut menarik perhatian komunitas XRP. Kebanyakan orang melihat tweet tersebut sebagai sinyal potensial tentang apa yang akan terjadi pada XRP.
Istilah “10x lipat” menjadi bahan diskusi yang hebat di antara para pemegang XRP. Beberapa orang berpendapat bahwa tweet tersebut mungkin berarti bahwa token tersebut akan bernilai US$10, yang lain melihatnya sebagai komentar terbuka. Waktu tweet tersebut juga sejalan dengan pergerakan harga XRP, yang hanya menambah spekulasi.
Ripple Menjalankan Transfer XRP Besar-besaran
Selama akhir pekan, Ripple memproses dua transaksi XRP besar senilai total 90 juta token. Pelacak Blockchain Whale Alert mencatat transaksi tersebut dengan nilai sekitar US$200 juta.
Transfer pertama adalah 50 juta XRP seharga US$111,7 juta, sedangkan transfer kedua adalah 40 juta XRP seharga US$89,7 juta. Kedua transaksi tersebut terjadi pada menit yang sama. Namun, penerima transfer ini belum diungkapkan.
Whale Alert juga mencatat beberapa transaksi XRP besar lainnya, termasuk transaksi XRP sebanyak 182 juta token senilai US$411 juta dalam bentuk fiat. Pergerakan ini menunjukkan bahwa jaringan XRP sangat aktif, terutama dengan para pedagang dan investor di pasar.
Tingkat Harga Utama dan Prediksi Pasar
Analis kripto Ali Martinez menunjukkan bahwa US$2,20 adalah level kritis untuk XRP. Martinez mencatat bahwa token mungkin menemukan support pada level ini sebelum mencoba menembus penghalang US$2,70. Meskipun demikian, ada kemungkinan untuk turun ke US$1,96 jika level ini tidak bertahan.
Token XRP menjadi yang paling menarik, karena telah naik lebih dari 250% dalam tiga bulan terakhir saja. EGRAG, seorang trader terkenal di dunia kripto, memposting analisis situasi yang dapat menyebabkan lonjakan harga hingga US$8. Menurut CEO Ripple, perkiraan tersebut didasarkan pada total kapitalisasi pasar mata uang kripto yang mencapai US$5 triliun.
Saat artikel ini ditulis, XRP memiliki kapitalisasi pasar sebesar US$126 miliar dan mengambil 2% dari pasar kripto senilai US$3,36 triliun. Menurut EGRAG XRP, XRP dapat memperoleh kembali dominasi pasar sebelumnya sebesar 10% berdasarkan prediksi harga untuk tahun 2017 dan 2021.
Pemilu AS baru-baru ini telah meningkatkan perjuangan hukum Ripple melawan SEC. Menurut para analis, kontroversi ini mungkin akan berakhir setelah ketua SEC yang baru, Paul Atkins, mengambil alih. Resolusi seperti itu dapat menjadi titik balik bagi XRP dan pasar mata uang kripto.
Sejak kemenangan Donald Trump dalam pemilu baru-baru ini, harga XRP telah naik 300%. Beberapa manajer aset yang telah mengajukan permohonan untuk ETF spot XRP termasuk Bitwise, 21Shares, dan WisdomTree, yang menunjukkan minat yang meningkat. Keputusan positif di pengadilan akan berguna untuk memperkuat kepercayaan pasar dan mengembangkan XRP lebih lanjut.

