- Lonjakan pasokan stablecoin menandakan potensi peningkatan likuiditas – Peningkatan stablecoin sebesar US$20 miliar selama Q1 2025 dapat diterjemahkan ke dalam daya beli yang lebih tinggi dan momentum bullish untuk BTC.
- Kejelasan regulasi dapat meningkatkan kepercayaan investor – Dorongan untuk mengatur stablecoin di bawah undang-undang federal dapat meningkatkan stabilitas pasar dan mendorong adopsi institusional lebih lanjut.
Menyusul suntikan stablecoin senilai US$1,25 miliar yang disorot dalam laporan CNF baru-baru ini, pertumbuhan substansial dalam pasokan stablecoin selama Q1 2025 menggarisbawahi peningkatan likuiditas di pasar mata uang kripto. Tren ini, ditambah dengan kemajuan regulasi, dapat menjadi dasar bagi pergerakan harga Bitcoin yang signifikan, sehingga perlu diperhatikan oleh para investor dan analis.
Lonjakan Pasokan Stablecoin-Akankah Harga BTC Bereaksi?
Menurut tweet terbaru dari perusahaan analitik blockchain Glassnode, total pasokan stablecoin telah tumbuh sekitar US$16,97 miliar sejak awal tahun, meningkat dari sekitar US$194,2 miliar menjadi US$211,2 miliar dalam sirkulasi. Ekspansi ini mencerminkan pertumbuhan likuiditas dalam sektor kripto.
Sejak 1 Januari, pasokan #stablecoin secara keseluruhan telah meningkat sebesar US$20,17 miliar (10,9%), sekarang mencapai lebih dari US$205 miliar. Sebagai perbandingan, puncak bulan Desember tercatat pada US$187 miliar, tetapi pasokan sebenarnya menyusut dalam dua minggu terakhir tahun 2024 dan turun menjadi US$185 miliar pada Januari 2025.
Since Jan 1, the aggregate #stablecoin supply has increased by $20.17B (+10.9%), now reaching more than $205B.
For comparison, the December peak clocked in at $187B but the supply actually contracted in the last two weeks of 2024 and dropped to $185B by January 2025. pic.twitter.com/gQbdMEDisb
— glassnode (@glassnode) March 13, 2025
Lanskap mata uang kripto telah menyaksikan lonjakan pasokan stablecoin yang luar biasa selama kuartal pertama tahun 2025, yang menimbulkan pertanyaan tentang potensi dampak pada lintasan harga Bitcoin.
Peningkatan pasokan stablecoin sering kali dipandang sebagai pertanda meningkatnya daya beli aset digital seperti Bitcoin. Investor yang memiliki stablecoin mungkin siap untuk mengalokasikan dana ke dalam mata uang kripto, yang berpotensi menaikkan harga.
Pasar stablecoin yang berkembang telah menarik perhatian para pembuat kebijakan di Amerika Serikat. Para legislator sedang menyusun rancangan undang-undang untuk mengatur stablecoin yang terkait dengan dolar di bawah hukum federal, yang bertujuan untuk membuat kerangka kerja yang jelas untuk penerbitan dan pengawasannya.
Pemimpin Pasar di Sektor Stablecoin
Tether (USDT) terus mendominasi pasar stablecoin, dengan kapitalisasi pasar sebesar US$142,32 miliar, yang menyumbang 63% dari total pangsa pasar. Dalam 30 hari terakhir, suplai USDT telah meningkat lebih dari US$4 miliar. Sementara itu, USD Coin (USDC) telah pulih dari kerugian sebelumnya, dan kini memiliki kapitalisasi pasar sebesar US$56,17 miliar.
Pada hari ini, Bitcoin diperdagangkan pada sekitar US$82.007, mengalami penurunan sebesar 1,50% dalam satu hari terakhir dan 7,32% dalam satu minggu terakhir. Lihat grafik harga BTC di bawah ini.

