- Trump memakai podium segel presiden saat makan malam privat pemegang memecoin TRUMP.
- Penggunaan simbol resmi negara dalam acara kripto memicu kritik dan tuntutan investigasi etika.
Di malam yang tampak seperti gala eksklusif, Donald Trump berdiri di podium dengan segel resmi Presiden Amerika Serikat, bukan di Gedung Putih, bukan pula dalam konferensi kenegaraan, tapi di depan para pemegang token TRUMP, berdasarkan Forbes.
Lokasinya? Klub golf miliknya sendiri di dekat Washington, DC. Undangannya terbatas, hanya 220 orang, dan semuanya pemegang terbesar memecoin bernama dirinya sendiri. Kalau kedengarannya seperti pertemuan rahasia investor kripto dan presiden, memang kurang lebih begitu kenyataannya.
Segel itu sebenarnya cuma bisa dipakai dalam acara resmi negara. Tapi malam itu, digunakan seolah tak ada perbedaan antara negara dan bisnis pribadi. Dan inilah yang bikin heboh. Tak butuh waktu lama sebelum publik bertanya-tanya, apa segel kenegaraan bisa jadi semacam stempel persetujuan untuk proyek kripto?
Lebih dari sekadar simbol, yang dipertanyakan juga adalah tujuannya. Bulan lalu, CNF melaporkan bahwa Senator Jon Ossoff menuding Trump menjual akses kepada investor dengan menjadikan acara makan malam ini sebagai “tiket eksklusif.”
Di sisi lain, Senator Elizabeth Warren mendesak SEC segera turun tangan menyelidiki potensi konflik kepentingan, apalagi menyangkut investasi yang ada hubungannya dengan Trump Media & Technology Group.
Dari Steak hingga Jam US$100 Ribu: Kripto Rasa Klub Elit
Malam itu tak hanya soal pidato pendek Trump yang katanya lebih banyak basa-basi ketimbang substansi. Para tamu dijamu dengan steak, halibut, dan wine, serta “oleh-oleh” mewah. Salah satu yang mencuri perhatian adalah Justin Sun, miliarder kripto dan pendiri TRON.
Dia menerima jam tangan mewah bermerek Trump, nilainya mencapai US$100.000. Dalam wawancaranya, ia bahkan menyebut dukungan Trump terhadap dunia kripto sangat berarti, sampai-sampai ia mengklaim sang Presiden membantu menghentikan penyelidikan SEC terhadap dirinya.
Struktur Token TRUMP Tuai Sorotan dan Banyak Tanda Tanya
Bukan cuma itu, data publik juga mengungkap sisi yang lebih pahit dari acara ini. Sekitar 43% dari pemenang kontes yang diundang mengalami kerugian besar, hampir $8,95 juta secara kolektif sejak peluncuran token ini pada Januari.
Yang mencetak untung? Hanya 58 dompet, dan itupun dengan distribusi yang cukup timpang. Coba bayangkan ikut undian, keluar sebagai “pemenang,” tapi malah rugi ribuan dolar. Rasanya seperti dapat undangan makan malam, lalu disuguhi tagihan, bukan makanan.
Lebih lanjut lagi, kontroversi juga muncul soal struktur token TRUMP sendiri. Metode promosi dan distribusinya disebut-sebut mirip dengan sekuritas. Meskipun regulator AS sejauh ini belum mengklasifikasikannya sebagai sekuritas secara resmi, namun model distribusinya menimbulkan tanda tanya besar di kalangan pengamat pasar dan komunitas kripto.
Namun demikian, Gedung Putih memilih bersikap netral dan menyatakan bahwa itu adalah kegiatan pribadi, di luar kapasitas resmi kenegaraan. Meskipun begitu, tidak ada klarifikasi soal penggunaan podium dengan segel resmi. Dan itulah yang bikin cerita ini terus berkembang.
Apa jadinya kalau semua presiden mulai bawa simbol negara ke meja makan untuk endorse token pribadi? Agak susah dibayangkan, memang. Tapi peristiwa ini bikin garis antara kekuasaan, bisnis, dan pengaruh digital jadi makin kabur, dan itu bukan cuma masalah desain podium.

