- ETF XRP berbasis futures dari ProShares akan resmi diluncurkan pada 18 Juli 2025.
- Lonjakan aktivitas whale dan minat institusi memperkuat potensi pasar ETF XRP.
ETF XRP dari ProShares akhirnya akan resmi meluncur pada 18 Juli 2025. Produk ini bukan sekadar satu jenis, tapi langsung tiga sekaligus: Ultra XRP (dengan leverage 2 kali), Short XRP, dan UltraShort XRP. Ketiganya berbasis kontrak berjangka, jadi bukan ETF spot yang menyimpan XRP langsung.
Artinya, tidak perlu repot-repot menyelesaikan urusan penyimpanan token seperti yang biasanya bikin pusing regulator di Amerika Serikat.
Lebih lanjut lagi, peluncuran ini bertepatan dengan momen Crypto Week di Washington, D.C. Berbagai pembahasan legislasi besar sedang berlangsung, mulai dari RUU tentang stablecoin hingga upaya membendung penggunaan mata uang digital bank sentral. Apakah ini kebetulan atau strategi? Yang jelas, waktu peluncurannya terasa pas, terutama ketika minat institusi terhadap aset kripto makin besar.
💥JUST IN: 🇺🇸 ProShares $XRP ETF officially launches on July 18, 2025.
Bullish 🚀 pic.twitter.com/ToixGJ92Qz
— Amonyx (@amonbuy) July 13, 2025
ETF XRP Mulai Mendunia, dari Brasil hingga Kanada
Di sisi lain, di Brasil, ETF XRP spot pertama di dunia—dengan nama XRPH11—sudah lebih dulu melantai di bursa saham B3 sejak April lalu. Dengan status resmi yang diawasi regulator, produk ini membuka jalan baru bagi investor ritel maupun institusi untuk terpapar XRP lewat saluran yang dianggap sah.
Di sisi lain, pasar Kanada juga tak mau ketinggalan. Juni lalu, dua ETF XRP spot resmi diperdagangkan di Bursa Saham Toronto (TSX). Purpose Investments meluncurkan versi mereka dalam tiga varian: dengan lindung nilai dolar Kanada, tanpa lindung nilai, dan satu lagi khusus dalam dolar AS.
Sementara itu, 3iQ ikut meramaikan pasar lewat ETF bernama XRPQ. Menariknya, mereka bahkan menawarkan gratis biaya manajemen selama enam bulan pertama. Bukan cuma menarik, bisa dibilang itu pancingan yang lumayan agresif.
Kembali ke pasar AS, minat terhadap produk ETF XRP juga terlihat dari jumlah arus dana yang masuk ke produk serupa sebelumnya. ETF Teucrium dengan kode XXRP, yang juga menggunakan leverage, sempat mencatat aliran dana masuk lebih dari US$160 juta.
Dalam satu minggu, nilainya melonjak 55%. Ini memberi gambaran tentang antusiasme pasar terhadap instrumen berbasis XRP yang punya struktur teratur dan bisa dipantau.
Di sisi teknikal, harga XRP pun ikut menguat. Saat artikel ini ditulis, XRP berada di kisaran US$2,83. Dalam 24 jam terakhir, naik sekitar 5,74%. Kalau ditarik seminggu ke belakang, kenaikannya sudah mencapai 24,33%.
Lonjakan ini bukan berdiri sendiri. Ada sinyal kuat dari para whale—dompet dengan lebih dari satu juta XRP jumlahnya sekarang mencapai 2.743. Total yang mereka pegang pun makin gendut, lebih dari 47 miliar XRP. Kalau whale mulai bergerak, biasanya ada maksud besar di baliknya.
ProShares bukan satu-satunya pemain yang ingin masuk ke pasar ETF XRP. Ada Volatility Shares, REX-Osprey, dan Tuttle Capital yang juga sudah mengajukan proposal. Tenggat waktu regulasi mereka jatuh di antara tanggal 21 sampai 25 Juli. Kalau semua disetujui, bisa-bisa pasar bakal kebanjiran opsi ETF XRP dalam waktu dekat.

