- MSCI pertimbangkan menghapus Strategy dari indeks besar karena eksposur kripto yang dominan.
- Potensi keluarnya Strategy dari indeks bisa memicu arus keluar dana pasif dalam skala jumbo.
Kabar kurang menyenangkan menghampiri Strategy Inc., perusahaan yang dipimpin Michael Saylor dan selama ini dikenal publik sebagai “jalur cepat” untuk mendapatkan eksposur ke Bitcoin melalui pasar saham.
Berdasarkan laporan Bloomberg, MSCI sedang mengkaji ulang komposisi indeksnya, dan hasil konsultasi awal menunjukkan adanya rencana untuk menghapus perusahaan yang treasury-nya didominasi aset kripto.
Jika benar terjadi, Strategy bisa dikeluarkan dari MSCI USA, MSCI World, bahkan berpotensi tersingkir dari Nasdaq-100. Situasi ini langsung memicu pembicaraan soal risiko outflow atau arus keluar besar yang mungkin menyeret harga sahamnya.
Potensi Depak MSCI Buat Strategy Hadapi Risiko Arus Keluar Besar
Dalam laporan yang menjadi perhatian pasar, analisis dari sebuah lembaga keuangan besar memperkirakan bahwa efek dari penghapusan ini tidak akan kecil. Bayangkan saja, dana pasif yang mengikuti indeks MSCI berpotensi melakukan penjualan paksa yang nilainya diperkirakan mencapai sekitar US$2,8 miliar.
Dan itu baru satu indeks. Anda bisa tebak apa jadinya jika indeks lain ikut mengikuti langkah serupa, yakni total arus keluar bisa membengkak hingga sekitar US$8,8 miliar.
Investor institusi yang selama ini hanya boleh berinvestasi pada saham yang terdaftar dalam indeks tertentu tentu tidak punya banyak pilihan selain melepas kepemilikan mereka.
Di sisi lain, Juli lalu, CNF melaporkan bahwa Strategy menambah 6.220 BTC. Michael Saylor membiayai pembelian itu lewat program saham tanpa menambah utang perusahaan. Langkah ini sekaligus menambah eksposur perusahaan terhadap pergerakan Bitcoin.
Namun demikian, situasi tersebut justru membuat perusahaan semakin dipandang sebagai “wadah Bitcoin,” sesuatu yang kini menjadi sorotan dalam evaluasi MSCI. Perubahan cara pandang ini membuat banyak pelaku pasar bertanya-tanya, seberapa besar peran operasional perusahaan jika sebagian besar valuasinya mengikuti naik-turunnya harga BTC?
Keputusan dari MSCI sendiri belum keluar dan masih menunggu hasil konsultasi yang diperkirakan selesai sekitar pertengahan Januari 2026. Walau begitu, wacana penghapusan saja sudah cukup membuat banyak pihak mulai menghitung ulang skenario risiko.
Beberapa analis pasar menilai, bila penjualan besar-besaran terjadi dalam waktu singkat, likuiditas saham bisa ikut tertekan. Bukan cuma itu, penurunan likuiditas mungkin saja membuat akses perusahaan terhadap pembiayaan baru menjadi tidak semudah sebelumnya, hal yang akan menambah tekanan bagi manajemen.
Menunggu Keputusan Resmi, Pasar Tetap Gelisah
Lebih lanjut lagi, ancaman penghapusan dari Nasdaq-100 membuat situasi terasa lebih rumit. Meskipun belum ada kepastian bahwa Nasdaq akan mengikuti langkah MSCI, investor jelas memantau perkembangan ini dengan cermat.
Banyak yang menyadari bahwa status sebagai bagian dari indeks besar bukan hanya perkara reputasi, tetapi juga penentu aliran modal dari dana pensiun, ETF, hingga manajer aset raksasa lainnya. Jika label indeks itu hilang, sebagian besar institusi tidak akan bisa menahan saham Strategy meski mereka ingin.
Beberapa komentar analis menggambarkan bahwa pasar sedang berada pada fase penuh tanda tanya. Strategy selama ini dianggap unik karena menawarkan cara tidak langsung untuk memiliki eksposur Bitcoin tanpa harus memegang koinnya secara langsung.

