- Metaplanet resmi menambah 518 BTC dan kini total kepemilikannya lebih dari 18.000 BTC.
- Perusahaan ini kini jadi salah satu pemegang Bitcoin terbesar di dunia versi institusi.
Metaplanet, perusahaan asal Jepang, baru saja membeli 518 BTC tambahan senilai sekitar US$61,4 juta. Bukan main, angka ini menambah pundi-pundi mereka jadi total 18.113 BTC. Kalau dihitung dengan harga saat ini, nilainya sudah tembus US$1,85 miliar.
Metaplanet Sudah Gelontorkan 270,3 Milyar Yen untuk Bitcoin
Menariknya, pembelian terbaru ini dilakukan dengan harga rata-rata sekitar US$118.519 per BTC. Sementara itu, total rata-rata keseluruhan dari akumulasi mereka sejak awal tercatat berada di kisaran US$101.900–102.000 per koin.
*Metaplanet Acquires Additional 518 $BTC, Total Holdings Reach 18,113 BTC* pic.twitter.com/rKT2l2oTRj
— Metaplanet Inc. (@Metaplanet_JP) August 12, 2025
Dalam mata uang yen, nilai pembelian ini setara dengan 9,086 miliar, dengan harga rata-rata per koin mencapai 17,54 juta yen. Angka akumulatif untuk semua investasi Bitcoin Metaplanet sejauh ini menyentuh angka fantastis, yakni 270,3 miliar yen.
Sebelumnya, CNF telah melaporkan bahwa Metaplanet juga sudah membeli 1.111 BTC pada Juni lalu. Jadi kalau ditotal hanya dalam beberapa bulan, mereka sudah mengoleksi lebih dari 1.600 BTC tambahan. Gaya agresif seperti ini menunjukkan bahwa mereka bukan pemain setengah hati di industri kripto.
Apalagi kalau melihat ambisi jangka panjang mereka yang cukup berani—menargetkan 100.000 BTC di akhir 2026 dan mengejar angka 210.000 BTC sampai 2027. Iya, betul. Itu bukan angan-angan kecil, dan tampaknya mereka sedang menyusun batu loncatan ke sana.
Makin Banyak Institusi Kejar Bitcoin
Di sisi lain, Metaplanet bukan satu-satunya yang mulai terlihat “rakus” terhadap Bitcoin. Juli lalu, MARA Holdings juga muncul ke permukaan dengan strategi yang lumayan berani. Mereka menerbitkan obligasi konversi tanpa bunga—alias nol persen—untuk menambah kepemilikan BTC sekaligus memperkuat posisi finansial perusahaan.
Menariknya, lebih dari 50.000 BTC sudah berhasil dikumpulkan, sebagian besar juga dimanfaatkan lewat model pendapatan pasif berupa lending. Yield-nya pun nggak main-main, berada di kisaran 5% hingga 9%.
Fenomena ini makin memperjelas satu hal: Bitcoin kini bukan lagi sekadar instrumen spekulasi anak muda pencari cuan cepat. Perusahaan besar, bahkan yang berasal dari sektor keuangan tradisional, mulai serius mengintegrasikan BTC ke dalam strategi jangka panjang mereka. Bukan cuma untuk lindung nilai, tapi juga untuk mengamankan likuiditas dan menciptakan sumber pendapatan baru yang relatif stabil.
Kalau Metaplanet terus menjaga ritme seperti sekarang, bukan tidak mungkin mereka akan menjadi raksasa Bitcoin berikutnya. Saat ini saja, mereka sudah masuk dalam jajaran enam besar perusahaan publik dengan kepemilikan BTC terbesar di dunia.
Dan dengan target yang mereka bidik, posisi itu bisa melonjak lebih tinggi, bahkan bisa saja menggeser pemain kawakan seperti Strategy dalam beberapa tahun ke depan.
Meski pasar kripto masih fluktuatif, langkah Metaplanet dan MARA Holdings menunjukkan arah baru: institusi mulai menyusun strategi jangka panjang yang tidak bergantung pada volatilitas semata. Dan mungkin saja, dalam waktu dekat, jumlah BTC yang dipegang korporasi besar bakal jauh melampaui prediksi banyak analis.

