- Kraken mengintegrasikan jaringan Layer-2 Ink untuk menghadirkan pengalaman on-chain yang lebih cepat dan efisien bagi penggunanya.
- Token INK akan digunakan untuk mendukung likuiditas, insentif, dan aktivitas DeFi dalam ekosistem Kraken dan Ink.
Kraken telah resmi mengumumkan integrasi token INK dan jaringan Layer-2 Ink ke dalam berbagai layanannya. Bukan cuma sekadar tambah aset baru buat diperdagangkan, integrasi ini dirancang untuk membuka akses ke pengalaman on-chain yang lebih cepat, murah, dan fleksibel.
Jaringan Ink Buka Pintu Baru untuk Pengalaman On-Chain yang Cepat dan Ringan
Lewat jaringan Ink yang dibangun di atas OP Stack dan bagian dari Optimism Superchain, pengguna bisa menikmati transaksi EVM yang lebih ringan dan efisien tanpa perlu mengorbankan keamanan.
Yang menarik, INK ini bukan token biasa. Jumlah maksimalnya dibatasi di angka 1 miliar, dan tidak ada fungsi tata kelola—jadi nggak ada cerita pasokan bisa diubah sewaktu-waktu. Token ini fokus untuk jadi penggerak ekosistem Ink, termasuk dalam sistem insentif dan agregasi likuiditas.
🚨 Kraken is leveling up$INK and Ink Layer-2 are coming to Kraken's products to deliver new onchain experiences. Built for scale, ready for the world.
→ $INK to join Kraken Drops 👀
→ CeFi x DeFi? not a bridge 🤝 a fusion https://t.co/6qGFH7XDb5— Kraken (@krakenfx) July 24, 2025
Kraken sendiri sudah menyiapkan panggung khusus lewat program Kraken Drops, di mana token INK akan dibagikan ke pengguna aktif dan partisipan protokol yang terhubung, misalnya Aave. Belum diumumkan secara rinci kapan airdrop ini dimulai, tapi ekspektasi pasar sudah keburu panas.
Sejak Desember 2024, jaringan Ink sudah aktif secara mainnet dan terus berkembang. Bahkan, pada pertengahan Juni lalu, Ink Foundation memulai fase airdrop awal berbasis aktivitas pengguna.
Setelah pengumuman dari Kraken baru-baru ini, harga INK langsung melesat sekitar 10%–14%, bukti bahwa minat pasar terhadap proyek ini sangat tinggi. Di sisi lain, Ink menjanjikan pengalaman transaksi secepat satu blok per detik dan biaya gas super hemat, yang jelas bikin proyek ini makin dilirik.
Kraken Perluas Cakupan, Gandeng Bunq dan Hadirkan Produk Inovatif
Di sisi lain, pada awal Mei lalu, Kraken telah menggandeng Backed dan Solana buat meluncurkan xStocks, yaitu token saham AS yang bisa ditransaksikan 24/7 secara global. Token ini didukung 1:1 oleh saham sungguhan dan bisa langsung digunakan dalam ekosistem DeFi. Jadi kalau selama ini akses ke saham global terasa ribet, xStocks jadi jawaban yang lumayan praktis.
Masih di kuartal yang sama, Kraken juga meluncurkan layanan Kraken Prime. Nah, yang ini ditujukan buat klien institusional. Mereka bisa gabungin perdagangan, kustodian, dan pembiayaan dalam satu platform terintegrasi. Bahkan, transaksi bisa dilakukan langsung dari akun kustodian, plus ada layanan pinjaman dan kredit harian T+1. Praktis dan efisien, apalagi buat pelaku pasar besar yang butuh kecepatan eksekusi.
Bukan cuma itu, akhir April lalu, neobank terbesar kedua di Eropa, Bunq, juga resmi bekerja sama dengan Kraken. Pengguna Bunq sekarang bisa langsung beli dan jual kripto dari aplikasi perbankan mereka.
Langkah ini memperluas jangkauan Kraken, apalagi setelah mereka juga mengakuisisi NinjaTrader dan meluncurkan kontrak FX perpetuals—sebuah indikasi kuat bahwa ekspansi mereka nggak akan berhenti di satu lini saja.

