- Tuum Technologies meningkatkan MetaMask dengan Identity Snap untuk DID dan VC di Hedera, mempromosikan identitas yang berdaulat.
- Integrasi ini bertujuan untuk mendorong adopsi yang luas dan merampingkan manajemen identitas di seluruh ekosistem blockchain.
Menurut berita ekosistem terbaru dari HBAR Foundation, telah terjadi perkembangan terobosan pada jaringan Hedera, yang menandai kemajuan yang signifikan dalam sektor blockchain.
Tuum Technologies telah mengumumkan integrasi Identity Snap dengan MetaMask, yang menargetkan para pengembang yang tertarik untuk mengembangkan Pengidentifikasi Digital (DID) dan Verifiable Credentials (VC) di jaringan Hedera.
Kolaborasi ini merupakan langkah besar dalam mempromosikan konsep self-sovereign identity (SSI), yang sangat penting bagi visi Web3 dalam memberdayakan individu untuk mengelola data mereka sendiri di ranah digital. Lihat tweet aslinya di sini.
Self-sovereign identity (#SSI) is core to the intersection of healthcare and web3 🔒
That’s why @TuumTech developed @Metamask Identity Snap, introducing support for Decentralized Identifiers (DIDs) and Verifiable Credentials (VCs) on the @Hedera network 🧵 pic.twitter.com/dDOCLt17BT
— HBAR Foundation (@HBAR_foundation) June 11, 2024
Identity Snap berfungsi sebagai plugin canggih yang secara signifikan meningkatkan fungsionalitas MetaMask dengan memperkenalkan dukungan untuk DID dan VC, yang dirancang khusus untuk jaringan Hedera.
Plugin ini memiliki fitur API yang mudah digunakan yang menyederhanakan pembuatan DID unik menggunakan kunci privat dan ID Akun Hedera, mengatasi tantangan industri terkait data yang tidak diverifikasi dan kemampuan yang dibatasi.
Pertumbuhan dan Adopsi Strategis
Keputusan strategis Tuum Technologies untuk memanfaatkan infrastruktur Hedera yang kuat dimotivasi oleh skalabilitasnya dan upaya yang sedang berlangsung dalam pengembangan DID. Kemitraan dengan HBAR Foundation ini bertujuan untuk memperluas kepemilikan DID Hedera di berbagai proyek, dengan memanfaatkan basis pengguna MetaMask yang luas.
Para pemimpin industri, termasuk Jim Nasr, CEO Acoer, telah mendukung langkah ini, mencatat potensinya untuk meningkatkan adopsi DID berbasis Hedera. Elaine Song, Wakil Presiden Strategi di HBAR Foundation, telah menyatakan optimisme tentang adopsi luas yang dapat dipicu oleh inisiatif ini, yang mengarah ke era baru identitas terdesentralisasi yang mendukung semua aktivitas on-chain.
Terlepas dari perkembangan positif, kondisi pasar saat ini menunjukkan kontras dengan perkiraan optimis sebelumnya oleh CNF, yang berspekulasi lonjakan harga Hedera (HBAR) yang berpotensi mencapai US$1 pada tahun 2024. Menurut data terbaru dari Coin Market Cap, Hedera (HBAR) saat ini dihargai US$0,08954, dengan penurunan 0,14% dalam satu hari terakhir dan 13,24% selama seminggu terakhir.