- Federal Reserve akan membahas stablecoin, tokenisasi, DeFi, dan AI dalam konferensi inovasi pembayaran besok.
- Sejumlah tokoh besar seperti Chainlink, Circle, dan BlackRock akan hadir membahas masa depan sistem pembayaran digital.
Federal Reserve akan menggelar Payments Innovation Conference pada Selasa malam waktu Indonesia (21 Oktober 2025). Acara ini digelar di Washington, D.C., dan bisa disaksikan langsung lewat kanal YouTube resmi serta situs web Federal Reserve.
Menariknya, konferensi ini tidak hanya membahas sistem pembayaran tradisional, tapi juga menyentuh dunia kripto, stablecoin, hingga tokenisasi aset digital. Dengan kata lain, Fed tampak ingin mempererat jembatan antara keuangan klasik dan teknologi keuangan masa depan.
Topik Panas: Stablecoin dan Tokenisasi di Panggung Resmi
Agenda hari itu akan dibuka oleh Gubernur Christopher J. Waller dan menampilkan beberapa panel utama yang melibatkan tokoh dari berbagai sektor, mulai dari bank besar hingga proyek blockchain ternama.
Salah satu sesi yang paling ditunggu adalah “Bridging TradFi & Digital Assets,” yang mempertemukan Sergey Nazarov dari Chainlink, Michael Shaulov dari Fireblocks, serta perwakilan BNY Mellon dan Lead Bank.
Mereka akan membahas bagaimana lembaga keuangan tradisional bisa memanfaatkan infrastruktur aset digital tanpa mengorbankan stabilitas sistem keuangan.
Tak berhenti di sana, sesi berikutnya bertema “Stablecoin Use Cases & Business Models” akan mengupas lebih dalam soal model bisnis stablecoin dan penerapannya dalam ekosistem pembayaran modern.
Di sini, nama-nama besar seperti Charles Cascarilla dari Paxos dan Heath Tarbert dari Circle akan berbagi pandangan soal arah kebijakan dan inovasi di sektor stablecoin yang terus berkembang pesat.
Bukan cuma itu, perwakilan Fifth Third Bank dan Dolar App juga akan memberikan sudut pandang praktis tentang bagaimana stablecoin bisa diintegrasikan ke dalam layanan perbankan sehari-hari.
Fokus Baru Federal Reserve
Di sisi lain, sesi bertajuk “Tokenized Products” yang digelar pukul 14:30 waktu setempat akan menampilkan pembicara dari Franklin Templeton, DRW, dan BlackRock.
Mereka akan membahas bagaimana aset-aset keuangan, mulai dari obligasi hingga reksa dana, kini mulai diubah menjadi bentuk token digital yang bisa diperdagangkan lebih cepat dan efisien. Pendekatan ini dinilai sebagai langkah konkret menuju sistem keuangan yang lebih terbuka dan transparan.
Lebih lanjut lagi, topik kecerdasan buatan juga masuk dalam radar diskusi. Panel “AI in Payments” akan menyoroti bagaimana teknologi AI digunakan untuk mendeteksi transaksi mencurigakan, mempercepat proses penyelesaian pembayaran, dan meningkatkan keamanan sistem.
Dengan melibatkan berbagai perusahaan teknologi dan lembaga keuangan, Fed tampak ingin menunjukkan bahwa inovasi di bidang pembayaran bukan lagi wacana, melainkan arah baru dalam transformasi ekonomi digital global.
Konferensi yang diumumkan sejak awal September ini akan berlangsung sejak pukul 19:00 WIB hingga sekitar 02:45 WIB keesokan harinya. Bagi penggemar aset digital atau pengamat kebijakan moneter, acara ini bisa jadi momen menarik untuk melihat bagaimana lembaga paling berpengaruh di dunia keuangan menanggapi gelombang inovasi kripto dan teknologi pembayaran baru.

