- ETHZilla merencanakan penggalangan dana hingga US$10 miliar untuk memperbesar kepemilikan Ethereum melalui penerbitan saham umum.
- Perusahaan berencana mengelola treasuri Ethereum lewat strategi staking, lending, dan penyediaan likuiditas dengan dukungan investor institusional besar.
ETHZilla kembali mencuri perhatian publik setelah mengumumkan rencana besar: menghimpun dana hingga US$10 miliar untuk membeli lebih banyak Ethereum (ETH).
Perusahaan yang sebelumnya dikenal sebagai 180 Life Sciences Corp. itu kini resmi diperdagangkan di NASDAQ dengan ticker ETHZ sejak pertengahan Agustus 2025. Langkah rebranding tersebut ternyata langsung diikuti dengan gebrakan akuisisi aset digital yang nilainya jauh dari kecil.
JUST IN: 🇺🇸 Publicly traded ETHZilla to raise up to $10,000,000,000 to buy more $ETH. pic.twitter.com/qKpLn5WDsH
— Whale Insider (@WhaleInsider) August 23, 2025
Menurut keterangan yang beredar, dana jumbo ini akan diperoleh melalui penawaran saham umum yang dikelola bersama Clear Street LLC. Strategi ini diproyeksikan sebagai cara untuk memperbesar cadangan Ethereum perusahaan.
ETHZilla sendiri sudah mengoleksi sekitar 94.675 ETH, dengan nilai setara US$419 juta. Dengan target baru, perusahaan ini ingin mempertegas posisinya sebagai salah satu pemain utama dalam ekosistem Ethereum.
Namun demikian, tidak semua pihak langsung menyambut langkah ini dengan tepuk tangan. Rencana penerbitan saham baru yang diperkirakan bisa menambah hingga 74,8 juta lembar saham konversi menimbulkan kekhawatiran investor lama. Sebab, dilusi kepemilikan bisa mencapai 46%. Imbasnya, harga saham ETHZ sempat merosot hampir 30% meski pasar kripto sedang bergerak positif.
Persaingan Perusahaan Publik Mengumpulkan Ethereum
Yang menarik, ETHZilla bukan satu-satunya perusahaan publik yang agresif menumpuk Ethereum. CNF sempat menyoroti SharpLink Gaming yang pada pertengahan Agustus lalu menambah cadangan hingga 728.804 ETH.
Hampir seluruh aset itu dialokasikan untuk staking, sebuah strategi yang memungkinkan mereka memperoleh imbal hasil rutin. Lebih lanjut lagi, SharpLink juga meluncurkan metrik baru bernama “ETH Concentration” untuk mengukur tingkat kepemilikan ETH dibandingkan dengan jumlah saham terdilusi.
Di sisi lain, BitMine tidak kalah ambisius. Perusahaan itu berhasil menambah cadangan hingga 1,297 juta ETH melalui kerja sama dengan FalconX, Galaxy Digital, dan BitGo.
Rencananya, BitMine akan menerbitkan saham senilai US$20 miliar untuk memperbesar kepemilikan hingga 5% dari total pasokan Ethereum. Angka yang tentu saja membuat banyak pihak terkejut, sekaligus memperlihatkan betapa kerasnya persaingan akumulasi ETH di kalangan perusahaan publik.
Strategi ETHZilla dan Dukungan Investor
Bukan cuma itu, ETHZilla tidak hanya mengandalkan pembelian ETH lalu menyimpannya begitu saja. Perusahaan ini berencana mengelola cadangan tersebut melalui berbagai cara, mulai dari staking, lending, hingga penyediaan likuiditas.
Mereka ingin menghasilkan pendapatan tambahan sambil menjaga nilai aset. Untuk menjalankan strategi ini, ETHZilla menggandeng manajer aset eksternal seperti Electric Capital.
Menariknya lagi, dukungan terhadap rencana ETHZilla datang dari sejumlah investor besar. Polychain hingga Founders Fund milik Peter Thiel disebut ikut berada di barisan penyokong langkah akumulasi ini. Kehadiran nama-nama besar tersebut memberi sinyal bahwa strategi berbasis Ethereum kian dianggap serius oleh kalangan institusi.
Tetapi, ada juga sisi yang membuat sebagian investor khawatir. Dilusi akibat penerbitan saham dalam jumlah besar berpotensi mengurangi porsi kepemilikan pemegang saham lama. Reaksi pasar pun langsung terasa.
Lebih lanjut lagi, langkah ETHZilla ini memperlihatkan arah baru di mana perusahaan publik berlomba-lomba menjadikan Ethereum sebagai bagian inti dari neraca keuangan mereka. Jika tren ini berlanjut, konsentrasi kepemilikan ETH bisa makin terkunci di tangan institusi, yang pada gilirannya memengaruhi dinamika likuiditas pasar.

