- Ethereum Foundation mengonversi 1.000 ETH ke stablecoin untuk mendukung riset, hibah, dan donasi ekosistem.
- Transaksi dilakukan melalui CoW Swap DEX dengan strategi TWAP untuk mengurangi dampak ke pasar.
Ethereum Foundation (EF) telah melepas 1.000 ETH senilai sekitar US$4,5 juta. Penjualan ini dilakukan melalui CoW Swap DEX dengan memanfaatkan fitur Time-Weighted Average Price (TWAP) agar pelepasan aset berlangsung lebih halus.
Tujuan utamanya adalah untuk memastikan pendanaan untuk riset, hibah, dan donasi yang dibutuhkan ekosistem Ethereum tetap berjalan lancar, tanpa harus terlalu terikat pada naik turunnya harga ETH.
1/ Today, The Ethereum Foundation will convert 1000 ETH to stablecoins via 🐮 @CoWSwap's TWAP feature, as part of our ongoing work to fund R&D, grants and donations, and to highlight the power of DeFi.
— Ethereum Foundation (@ethereumfndn) October 3, 2025
Strategi Penjualan yang Lebih Taktis
Langkah EF ini sebenarnya bukan hal yang benar-benar mengejutkan, mengingat pada September lalu mereka sempat mengumumkan rencana menjual 10.000 ETH lewat bursa terpusat.
Bedanya, kali ini mereka memilih jalur berbeda dengan nominal jauh lebih kecil dan mekanisme DEX. Pendekatan tersebut memberi fleksibilitas sekaligus mengurangi risiko penekanan harga yang terlalu besar. Dengan cara ini, pasar tidak perlu khawatir ada “dumping” mendadak yang menekan nilai ETH.
Di sisi lain, keputusan menggunakan stablecoin sebagai tujuan konversi menunjukkan strategi diversifikasi yang masuk akal. EF tidak mau hanya bergantung pada aset kripto yang volatil untuk menutupi biaya operasional.
Dengan memiliki cadangan stablecoin, mereka bisa menjaga kestabilan keuangan saat harus mendanai penelitian, memberikan hibah, atau menutup kebutuhan mendesak lain di komunitas.
Rasanya lebih aman ketika dana untuk membayar tim pengembang, auditor, atau bahkan kegiatan edukasi tidak harus menunggu harga ETH bergerak naik.
Lebih lanjut lagi, EF sempat menghentikan sementara penerimaan aplikasi hibah terbuka karena jumlahnya menumpuk. Itu menandakan betapa tingginya permintaan dari komunitas, sehingga wajar bila mereka memilih langkah antisipatif untuk menyiapkan pendanaan sejak awal.
Bukan cuma itu, langkah ini juga bisa dianggap sebagai bentuk transparansi bahwa mereka tidak sedang menjual ETH karena pesimis terhadap harga, melainkan semata untuk memastikan aliran dana tetap terjamin.
Keterkaitan dengan Agenda Besar Ethereum
Kalau menengok lebih jauh, strategi EF ini nyambung dengan agenda jangka panjang mereka. Pada Mei lalu, CNF melaporkan bahwa EF meluncurkan proyek bernama 1TS yang berfokus pada pembangunan infrastruktur digital untuk mengamankan aset hingga level triliunan dolar.
Program tersebut mencakup audit sistem, verifikasi zkEVM, serta peningkatan fitur staking. Semua itu dirancang agar Ethereum semakin tangguh sebagai jaringan global yang dipercaya jutaan pengguna.
Namun demikian, ada sisi yang membuat pasar tetap mengawasi. Penjualan oleh lembaga sekelas EF bisa menimbulkan interpretasi beragam. Sebagian mungkin melihatnya sebagai tanda mereka sedang berhati-hati terhadap pasar, sementara sebagian lain menganggapnya sekadar rutinitas pengelolaan dana.
Jika dilihat dari skalanya, 1.000 ETH tentu jauh dari cukup untuk mengguncang pasar yang likuid. Jadi, kekhawatiran bahwa harga ETH akan langsung terpukul mungkin terlalu berlebihan.
Konteks lebih luas memperlihatkan bahwa EF sedang berusaha menjaga ekosistem tetap sehat. Penjualan kecil ini bagian dari strategi yang lebih besar, yaitu memastikan keberlanjutan Ethereum tidak tergantung pada satu sumber daya saja.

