- Pendukung lama Cardano, Dan Gambardello, memprediksi bahwa ADA dapat mencapai US$2 dalam waktu dekat, dengan potensi mencapai US$3 pada Januari 2025.
- Pandangannya didukung oleh pemulihan harga baru-baru ini dan tanda-tanda yang menguntungkan di pasar derivatif, di mana minat terbuka ADA telah meningkat sebesar 4,03%.
Harga Cardano (ADA) baru-baru ini turun tajam, merosot lebih dari 21% selama seminggu terakhir. Kripto yang berpindah tangan di harga US$1,30 satu minggu yang lalu jatuh ke level terendah US$0,911. Namun, harga ADA mencatatkan rebound besar-besaran hari ini.
Saat ini, harga ADA berada di US$1,07, menyiratkan lonjakan 8,57% selama 24 jam terakhir. Bounceback tajam ini telah mendorong para analis untuk menawarkan pandangan bullish mengenai arah harga Cardano.
Prediksi Harga Cardano yang Bullish
Dan Gambardello, seorang pendukung Cardano sejak lama, optimis mengenai masa depan ADA. Dia memperkirakan token tersebut akan mencapai US$2 dalam waktu dekat, lapor CNF. Lebih lanjut memperluas prediksinya, Gambardello percaya bahwa ADA dapat mencapai US$3 pada 10 Januari 2025, menggunakan pola historis dari akhir 2020 hingga awal 2021.
Dia mempresentasikan 24 Januari 2025, sebagai tanggal yang memungkinkan bagi ADA untuk mencapai US$3, yang merupakan perkiraan konservatif, menurut laporan CNF. Ini adalah kecenderungannya yang biasa melebih-lebihkan kecepatan pergerakan pasar.
Prediksinya tampaknya akan segera membuahkan hasil karena harga Cardano telah mengalami pemulihan yang kuat akhir-akhir ini. Selain itu, pasar derivatif juga menunjukkan tanda-tanda yang menguntungkan bagi ADA. Hari ini, minat terbuka Cardano melonjak 4,03% menjadi US$837,89 juta, menurut data Coinglass.
Tantangan Jangka Pendek & Sentimen Bearish
Namun, analis lain kurang positif tentang pemulihan jangka pendek ADA. Ali Martinez mengidentifikasi beberapa tantangan serius yang dapat mencegah ADA mendapatkan kembali momentum bullish.
Menurut analisisnya, ada level support kritis di dekat US$1,20, di mana 93.000 alamat dompet secara kolektif menyimpan 2,54 miliar ADA. Level ini sangat penting untuk menjaga stabilitas harga.
Martinez memperingatkan bahwa penembusan berkelanjutan di bawah support US$1,20 dapat menurunkan harga hingga di bawah US$1. Analisisnya juga menunjukkan sentimen pasar yang bearish, karena 64,68% pemegang ADA sekarang menghadapi kerugian yang belum direalisasi. Situasi ini dapat memicu tekanan jual tambahan selama pemulihan harga kecil.
Sisi positifnya, Martinez menyoroti zona permintaan antara US$0,98 dan US$1,02 sebagai jaring pengaman. Di zona ini, 41.720 alamat dompet menyimpan 1,03 miliar ADA, yang dapat membatasi kerugian lebih lanjut.
Sementara itu, data on-chain mencerminkan penurunan aktivitas dalam jaringan Cardano. Metrik dari IntoTheBlock menunjukkan bahwa pembuatan alamat baru telah turun 44,90% dalam seminggu terakhir.

Sementara alamat aktif mengalami penurunan sebesar 38,66%, alamat yang tidak aktif turun sebesar 46,15% pada periode yang sama, yang menandakan berkurangnya keterlibatan jaringan. Penurunan aktivitas ini semakin menggarisbawahi tantangan yang dihadapi harga Cardano di tengah ketidakpastian pasar kripto.
Selain itu, meskipun ADA rebound dan lonjakan minat terbuka, likuidasi panjang meningkat menjadi US$4,30 juta dalam 24 jam terakhir. Ini juga dapat membebani pergerakan harga Cardano dalam jangka pendek.

